Tetap Merasa Haus Akan Ilmu

Outsource Programmer

September 19, 2008 · 14 Komentar

Sudah sekian lama vakum tidak aktif menulis di blog, akhirnya kusempatkan tuk mencoret-coret blog ku ini.hmmm,,,

Ingin bercerita tentang sepenggal kisah hidup yang sedang kulalui saat ini. Ya, sesuai dengan tema postingan ku kali ini ” Outsource Programmer” atau biasa disebut TLH Programmer oleh lingkup PT.Telkom.

Aku mulai mengemban tugas jadi outsource programmer ini di bulan September 2008. Berawal dari lowongan yang kuperoleh dari milis kelasnya si Helmy, rekan or tandem yang sama-sama menghandle Hardware & Networking sewaktu menjabat ASLAB Common periode 2007-2008.

Deadline melamar tuh lowongan hari Minggu kalo ga salah, dan diriku ngelamarnya pun pas mepet mendekati batas deadline itu, maklum infonya baru diperoleh juga udah mendekati deadline. Langsung deh kukirim email sesuai dengan persyratannya : CV, Application Letter, ma foto. Awalnya agak ragu2 juga sih antara lamar atau enggak ya,, karena aku masih kuliah (pikirku). Memang sih tinggal TA saja, lebih tepatnya mengulang TA baru, karena aku udah nyerah tuk menyelesaikan judul TA-ku yang sebelumnya. Jadi akhirnya kupikir, yah buat ngisi2 waktu kosong plus nyari2 pengalaman sebelum lulus.

1 minggu, 2 minggu udah berlalu, tetapi panggilan pun tidak kunjung datang. “Palingan ga dipanggil” dalam hatiku bergumam. Ternyata tebakanku meleset, masuk minggu ketiga berderinglah handphoneku,, dapet panggilan untuk tes jadi outsource programmer di GKP Japati PT.Telkom unit BPE lantai 7.

Panggilannya mendadak banget sih, ditelpon jam 11.00 trus disuruh datang tesnya jam 13.30…

Wah2,, belum prepare nih,,tetapi ya sudlah datang aja, namanya juga kesempatan.

Pada waktu tes itu, ada 4 orang yang akan tes dari kampus STT Telkom eh IT Telkom (3 orang anak ekstensi (pindahan D3 ke S1), dan saya sendiri yang S1 regular) dan ga tau juga apa ada yang dari kampus lain yang ikutan tes selain kami ber-4 atau engga…

Untuk tes pertama kalinya, tesnya langsung oleh Bapak Dekki, karyawan PT Telkom yang ngejabat sebagai Senior Officer Data Acquisition . Tes pertama akhirnya kelar,,,Aku kira tesnya cuma sekali, eh ternyata masih ada tes selanjutnya, ditelp lagi tuk datang tes kedua. Tes kedua ini dites sama Pak Imron yang akhirnya kuketahui adalah karyawan PT Telkom yang ngejabat sebagai Senior Officer Program/Project Evaluation. Tes Kedua ini kalo ga salah hari Kamis, setelah selesai tes tahap II ini, pak Imron bilang padaku kalo hasilnya paling cepat keluar hari Jumat besok atau senin.

Ternyata pas hari Jumatnya, aku ditelp oleh Pak Imron kalau aku diterima sebagai Programmer dan langsung mulai kerja hari Senin. Waktu itu sih perasaanku senang plus bingung juga,,,karena job desc yang akan kuemban adalah dominan di web programming, sementara selama ini aku lebih sering coding desktop programming (karena di kampus seringnya aku bikin tugas gunain desktop programming sih), hmmm ya udah learning by doing aja, gumamku.

Masuk hari pertama kerja, disana ternyata yang diterima jadi outsource programmer nya ada 2 orang, aku sendiri dan mas Yayat. mas Yayat ini dulunya D3 angkatan 2002, dan nyambung ke S1 angkatan 2007.

Awal kerja kumulai inisiatif pelajari2 development2 aplikasi yang dihibahkan kepadaku. Kaget juga sih, ternyata belum sempat belajar, langsung dikasih buat ngembangin aplikasi-aplikasi, pada waktu hari pertama kerja itu ku dikasih job desc ngehandle aplikasi CAPEX, langsung disuruh nambahin feature report plus visualisasi grafik mengenai penyerapan CAPEX. Sempat langsung terkena sindrom panik waktu itu,,kekeke..Gimana tidak, itu aplikasi sudah ada sebelumnya namun tidak terdokumentasi, baik itu alur bisnis proses maupun secara teknis tidak ada dokumentasinya. Kebetulan atasanku untuk masalah Capex ini Pak Imron. Nah aku tanyain beliau mengenai bisnis prosesnya, namun beliau menyuruhku menghubungi programmer sebelumnya, sementara programmer sebelumnya udah pindah kerja jadi karyawan Telkomsel…wah2,,, panik juga, karena dikasih deadline 1 minggu. Kumulailah dengan ngoprek2 databasenya pake TOAD dan Oracle, pusing juga euy, ga tau aliran datanya plus ga ngerti maksud kode2nya plus datanya gede banget, nyampe jutaan lebih (sewaktu diimport aja, laptopku langsung nge-hang, karaena 1 Giga Byte lebih nih data)…fiuhh….

Struktur Coding juga aku bingung, karena aku juga bertanya2 dengan programmer senior yg ada di sini, namun mereka ga tau, karena bukan mereka yang ngedevelop tuh aplikasi…Pingin nangis deh jadinya, disuruh ngembangin aplikasi yang aku ga tau business processnya gimana. But kucoba tetep fight…Capek banget kurasa, karena selain kerja di kantor dari jam 08.00 – 16.00, dan dirumah mempelajarai dan coding tuh aplikasi….

Belum selesai aplikasi CAPEX, ternyata langsung lagi dikasih job desc buat aplikasi baru, yaitu aplikasi pricing /pentarifan dan decission support buat tarif PSTN, Flexi, dan VOIPnya PT. Telkom untuk seluruh wilayah Indonesia. Job desc baru ini langsung dikasih oleh Pak Rian, Assistant Vice President Enterprise Performance Assesment…. APlikasi yang baru ini, lumayan dapat gambaran, karena dijelasin oleh bapaknya, yah paling tidak ketika dijelasin aku bisa ngerti 60 %-lah,, lumayan ada pencerahan dan jelas alurnya.

Karena dapet job desc baru, mau ga mua aku harus secepatnya ngelarin aplikasi CAPEX yang sebelumnya,,,whoooaa, akhirnya kelar CAPEX, senangnya…..yattaa…..

Akhirnya fokus2 mu ngedevelop aplikasi pricing yang baru itu. Hmmm,,,lagi asik2 ngekonsep, wah2 dipanggil ma bu dade, yang notabene sebagai Assistant Vice President Performance Measure System&Performance,,kali ni disuruh bikin aplikasi data mining dan nganalisa data pake clementine….wew,, diriku sendiri masih bingung tentang data mining, walaupun kata teman2 yang ulunya ngambil mata kuliah pilihan dami, kalo dami itu gampang, tapi tetap aja karena ku dl ga ngambil dami plus sekarang masih develop aplikasi yg lain, jd ga fokus.

Sedikit komplain nih ceritanya ke atasan, karena dua aplikasi, CAPEX dan PRICING tuh aku sendirian ngedevelopnya, pas dikasih yg data mning (walaupun disuruh ngedevelop berdua, tapi tetap aja bikin ga fokus, takutnya ntar malah ketiga2nya berantakan. Akhirnya komplain ku diterima, n sebagai pengganti DAMI-nya, diriku disuruh ngentri data contract management,,,hihihi,,,,,sedikit lega…

BUT, AFTER ALL,,,, whoooaaa,, TA kapan dikerjain yah???…..hiks2…semangat2…

Be Continued……….

→ 14 CommentsKategori: My Life Story

Cara Menghandle Aktivitas Yg Seabrek

Nopember 10, 2007 · 8 Komentar

Duh banyaknya kegiatan/aktivitas yang kita punyai terkadang menjadi suatu beban terendiri bagi kita KALAU kita tidak pandai-pandai mengaturnya tabrakan.gif

Bagi Anda yang punya banyak kegiatan/aktivitas, yuk kita bagi-bagi solusi yuk gimana cara menghandlenya agar bisa terealisasi semua dengan baik dan lancar. Mungkin saya mulai dulu dari saya sesuai dengan apa-apa yang pernah saya lakukan atas masalah yang satu ini. kalo teman-teman mau nambahin, yah silahkan saja (dengan senang hati saya menerimanya) icon_biggrin.gificon_biggrin.gificon_biggrin.gificon_biggrin.gificon_biggrin.gificon_biggrin.gificon_biggrin.gif
Nih beberapa tips yang pernah saya lakukan jika menghadapai problem seperti ini :
1. Keep tenang. Yup memang bener, jika kita tenang, segala sesuatunya terasa lebih ringan, karena kita bisa berpikir dengan jernih dan baik.
2. tulis semua kegiatan/aktivitas yang akan kita lakukan tersebut di kertas/notepad/atau media lainnya. Pastikan semua kegiatan/aktivitas yang akan dilakukan kita tuliskan.
3. Bikin prioritas dari seluruh aktivitas/kegiatan tersebut. Prioritas ini bisa prioritas deadline pengerjaan, atau berdasarkan prioritas-prioritas lain yang kriterianya bisa kita tentukan sendiri.
4. Urutkan kegiatan/aktivitas tersebut sesuai dengan kriteria prioritas yang telah kita bikin. Beri penomoran pada aktivitas/kegiatan tersebut, dimulai dari yang harus pertama kali dilakukan dan seterusnya.
5. Tempelkan di dinding kamar, buku harian atau media lain yang sering kita lihat agar secara ga langsung bisa mengingatkan kita tuk mengerjakannya.Ceklist/coretlah setiap aktivitas yang sudah kita lakukan/realisasikan.

Uaaahhhm,, sekian tips dari saya. Upz, jangan lupa ya segala sesuatu aktivitas/kegiatan APALAGI aktivitas/kegiatannya buanyak alias bejibun, maka kita harus punya planning yang bagus n muantap tuk itu semua. Planning ini perlu loh, biar kita bisa lebih menghemat waktu/energi/materi tuk mengerjakannya, jangan terlalu tergesa-gesa bertindak,karena kemungkinan tidak mengehemat waktu/energi/materinya bisa lebih besar,SO planningkan dengan matang dulu .hello2.gifhello2.gifhello2.gif
Ayuh, kalo punya tips lain, bagi-bagi dunkz…..

→ 8 CommentsKategori: My Life Story

Kerja Praktek Ulang???

Nopember 3, 2007 · 12 Komentar

Wuahmmm,,,
KP ku terpaksa diulang kembali. Duh, siyalnya,,,gara-gara suatu tabi’at buruk ku yang terkadang suka menunda-nunda sesuatu. Yup bener tuh gara-gara terlambat ngumpulin laporan KP. Sebenarnya sih KP ku udah kelar, surat keterangan dari perusahaan dan lembar nilai dari pembimbing lapangan juga udah beres. Tapi bukti tertulis alias laporannya nih yg belum kelar waktu itu. di admin IF terpampang pengumuman : “Laporan KP paling lambat dikumpul tanggal 31 Oktober 2007 jam 16.00 di ruang admin IF……”

Waktu itu, masih H-1 minggu deadline pengumpulan. Jadi diriku nyante dl,  prioritas ngurus yg lain dl.hehe. Eh, nda taunya H-3 hari sebelum deadline, aq sakit (gara2 kecapekan beraktifitas nda jelas plus didukung karena hujan yg terus-menerus di pengakhir tahun ini), mau berdiri aja nda sanggup. duh waktu saki itu di kepala nih berkecamuk antara mikirin ujian, laporan KP, bla-bla-bla….
Berharap tuk segera sembuh, namun apalah daya krn sembuhnya baru H-1/2 hari deadline . (namun tetap bersyukur krn alhamdulillah sembuh juga). Setelah sembuh itulah baru kubuat tuh laporan, dan akhirnya kelar juga, tepatnya kelar tanggal 31 okt 2007 jam 15.40. Tanpa pikir panjang, ku hidupin motor terus bergegas ke kampus sambil bawa tuh laporan n perlengkapannya. Wah, memang benar waktu itu lg apes2nya, hari hujan deras plus macet. Alhasil, baru nyampe di kampus sekitar jam 16.05. Teng, ting, teng, aq pun masuk ke ruang admin tuk ngumpulin tuh laporan, BUT seperti sudah kuduga, karyawan administrasinya bilang “Maaf mas sudah telat, nda ada toleransi waktu, Silahkan KP ulang tahun depan”. Terus, kucoba tuk ngerayu agar bisa diterima (sambil memelas), tapi admin-nya kekeh juga mengatakan tidak. Lunglai langsung nih tubuh rasanya waktu itu,,, :(   :(

But, sudahlah itu memang salahmu Panji ! harus legowo tentunya, toh khan ada hikmahnya juga biar ga diulangi lg tentunya dengan ngilangin ataupun ngurangin tuh kebiasaan menunda-nunda. Kalo dapat kerjain di waktu sekarang yah sekarang, disegerakanlah…. :) :)

:SMILE:

→ 12 CommentsKategori: My Life Story

Tutorial Remastering Windows

Oktober 23, 2007 · 37 Komentar

Remastering merupakan sesuatu yang menyenangkan bagiku seorang newbie ini. Apakah itu remastering linux ataupun remastering windows…….Apakah teman-teman pernah mendengar istilah “remastering “?

Melalui remastering ini banyak manfaatnya. Kalo pada remastering windows, sebagai contoh hasilnya adalah mini XP, Tiny XP, dan lain-lain. Saya katakan bermanfaat bagi saya, karena sesuai job desk saya di lab, yang salah satunya adalah ngelola PC-PC tua dengan spesifikasi minimum, namun dituntut/dipaksa ngejalanin seabrek aplikasi yang berat2, katakanlah itu netbeans, oracle 10g, VB 6,Delphi 7, Office 2007, Eclipse,Photoshop CS2, Macromedia8, Boson, Corel,dll secara bersamaan yang akan diinstall pada sebuah PC dengan spesifikasi PIII 550 MHz… :(

Hal ini terpaksa dilakukan karena PC baru yang kata pihak jurusan memiliki Spec intel core2 duo itu baru bisa digunakan pada bulan februari 2008 nanti… sehingga diriku harus berpikir keras gimana caranya biar Microsoft Windows XP SP2 bisa terinstall di komputer tua tersebut plus seabrek program yang berat, dengan jaminan setelah semua terinstall, PC tersebut tetap berjalan cepat (istilah kerennya tidak lemot)…hik2,,,tidak masalah Panji :smile:

Kita bahas dulu, apa itu remastering. Remastering pada OS adalah proses melakukan/membuat master OS yang baru, apakah dengan menambah/menyisipkan komponen penyusun yang baru (seperti driver, atau aplikasi yang akan diembedded-kan) atau mengurangi komponen2 penyusun yang baru yang dirasa tidak diperlukan.

Pada tulisan kali ini saya hanya akan membahas mengenai Remastering Windows dengan mengurangi komponen penyusunnya yang saya rasa tidak diperlukan, sehingga windows yang kita remasteringkan akan memiliki size yang kecil dan tidak berat karena banyak aplikasi/service/komponen yang tidak penting yang akan kita buang. Sebagai gambaran, seberapa seringkah kita menggunakan menu Help & Support, tour XP, animasi anjing yang ada pada pada searching Windows, beserta service-service yang tidak kita perlukan sebaiknya dihapus/dibuang saja, karena setiap service/komponen pasti menggunakan/menghabiskan memori ataupun space pada PC kita, yang akhirnya berakibat lemotnya PC yang kita gunakan.

Adapun manfaat lain dari remastering yang saya tulis kali ini adalah proses installasi jadi lebih cepat, yang defaultnya 32 menit bisa kita kurangi menjadi 8-15 menit saja, ya sekitar 8-15 saja untuk melakukan instalasi Windows yang sudah kita remastering ini. Selain itu kita juga bisa membuat unattended installation, yaitu kita bisa menanamkan serial number installasi, konfigurasi waktu/timezone, user, networking dan lain sebagainya pada windows yang akan kita remastering, sehingga ketika kita melakukan installasi menggunakan windows remastering ini, kita hanya perlu menentukan partisinya dan setelah itu kita bisa meninggalkannya sampai selesai tanpa perlu memasukkan serial number dan konfigurasi2 lainnya. Jadi simple khan :)

Langsung ajalah akan saya simulasikan gimana cara remastering windows tersebut.

Adapun yang kita perlukan/syarat untuk remastering windows adalah :

  1. Source Windows ataupun CD Installer Windows
  2. Installasi terlebih dahulu .Net Framework, pada simulasi kali ini saya menggunakan .Net Framework 2.0 x86, bagi mahasiswa STT Telkom bisa mendownloadnya di iefile. atau Installernya bisa d-download di sini
  3. Setelah .Net Framework terinstall, maka kita harus menginstall nLite, kebetulan pada simulasi ini saya menggunakan nLite versi 1.3.5. nLite ini adalah aplikasi yang berfungsi untuk me-remaster windows. Installernya ada di sini

Nah setelah semua syarat terpenuhi, sekarang kita akan melakukan proses remastering windows tersebut. Langkah2nya adalah :

1. Buka/jalankan Aplikasi nLite tersebut. Pada simulasi kali ini, saya memilih Indonesia sebagai bahasanya. Kemudian klik button “Lanjut”.

11.jpg

2. Klik Button “Browse” untuk menentukan lokasi dimana master windows yang akan kita remaster-kan.

2.jpg

3. Setelah itu akan terlihat apa nama produk, versi, bahasa dan ukuran dari windows yang akan kita remaster-kan. Setelah itu klik button “Lanjut”

3.jpg

4. Setelah itu akan keluar tampilan Preset, yang berfungsi menggunakan settingan remastering sebelumnya. Pada simulasi kali ini, saya asumsikan kita belum pernah melakukan proses remastering sebelumnya, jadi tidak ada settingan yang tersimpan. Sehingga jika muncul tampilan seperti di bawah ini, langsung aja klik Button “Lanjut”

4.jpg

5. Setelah itu akan keluar tampilan seperti di bawah ini, yaitu opsi apakah ingin melakukan integrasi, menghapus komponen, mengatur konfigurasi setup, dan opsi membuat bootable ISO. Pada simulasi kali ini, saya memilih semua opsi, KECUALI integrasi. Karena fokus kita kali ini adalah bukan menambahkan/menyisipkan, melainkan melakukan penghapusan komponen dan melakukan konfigurasi. Setelah opsi dipilih, klik button “Lanjut”

5.jpg

6. Akan keluar tampilan seperti di bawah ini, untuk tampilan window kompatibilitas, kita bisa mengabaikannya dengan mengklik tombol “Batal” pada window kompatibilitas. Adapun maksud dari window kompatibilitas ini bisa kita lihat dari capture gambar di bawah ini.

6.jpg

7. Selanjutnya kita akan dihadapkan dengan window seperti di bawah ini. Window ini berisi komponen-komponen yang akan kita buang. Dengan men-Checklist opsi yang ada, berarti kita akan men-drop komponen-komponen tersebut. Penting untuk diingat, bahwa penjelasan dari masing-masing komponen ada tertera di kolom paling kanan ketika kursor kita berada pada opsi yang kita pilih dan KOMPONEN YG AKAN KITA BUANG RELATIF ANTAR TIAP ORANG, TERGANTUNG DENGAN KEBUTUHAN MASING-MASING. Sebagai Contoh saya akan men-drop wordpad pada opsi Aplikasi. Karena menurut saya fungsi wordpad sudah bisa digantikan dengan notepad, ditambah lagi saya memang berniat menginstall Office nantinya, sehingga wordpad saya rasa tidak perlu. Kalo Anda ingin mengikuti langkah2 saya dalam men-drop komponen-komponen apa saja, yah silahkan…

Berikut ini komponen-komponen yang saya hapus (ditandai dengan opsi yang di-checklist) :

Untuk Opsi Aplikasi :

7.jpg

Untuk Opsi Bahasa (untuk opsi bahasa ini saya men-checklist semuanya):

8.jpg

Untuk Opsi Drivers :

9.jpg

Untuk Opsi Dukungan Hardware, saya tidak men-checklist satu komponen pun.

Untuk Opsi Jaringan, saya HANYA men-checklist komponen Bimbingan Koneksi Internet, MSN Explorer, Piranti Komunikasi, Windows Messenger :

10.jpg

Untuk Opsi Keyboard, saya men-checklist semuanya KECUALI United Kingdom Keyboard dan United States-International Keyboard.

Untuk Opsi Layanan, saya men-checklist komponen-komponen berikut, yaitu : Layanan fax, Layanan Indexing, Logon Sekunder, Otomatis Memutakhirkan, Pelaporan Kesalahan, Remote Registry, Waktu Windows.

Untuk opsi Multimedia :

111.jpg

Untuk Opsi Sistem Operasi, perlu diperhatikan bahwa komponen Out Of Box Experience (OOBE), sebaiknya jangan di check list, Terkecuali jika windows yang akan kita remastering adalah versi corporate windows.:

12.jpg

Untuk Opsi Direktori (saya men-checklist semua komponen):

13.jpg

8. Selesai sudah tahap pembuangan/penghapusan komponen. Klik Tombol Lanjut.Kita akan dihadapkan dengan opsi Unattended, yang baerarti di sini kita bisa menanamkan serial number, dan konfigurasi-konfigrasi lainnya(seperti user, networking, timezone, Desktop, dan lain-lain) sehingga windows hasil remastering ini nantinya tidak meminta serial number dan konfigurasi-konfigurasi lainnya ketika diinstall, karena semuanya sudah kita embedded-kan.

1_4.jpg

9. Setelah melakukan konfigurasi unattended sesuai dengan keinginan kita, lalu klik button “Lanjut” sehingga akan keluar tampilan seperti di bawah ini. Lakukanlah pemilihan opsi dan settingan sesuai dengan kebutuhan Anda.

15.jpg

10. Klik button “Lanjut” , kemudian akan keluar tampilan seperti di bawah ini, yaitu opsi Tweaks yang berfungsi untuk melakukan penanaman settingan registry dan aneka service yang akan distartup, sebagai contoh kita mensetting agar key CTRL+ALT+DEL tidak bisa dieksekusi sewaktu proses masuk dan settingan lainnya.

16.jpg

11. Setelah Opsi Tweaks ini selesai kita konfigurasi, klik-lah button “Lanjut” untuk memproses windows yang kita remastering-kan tadi menjadi files installasi. Ilustrasinya kurang lebih seperti gambar di bawah ini :

Akan keluar tampilan seperti di bawah ini. Klik-lah button “Yes” untuk memulai pemrosesan :

17.jpg

Setelah button “Yes” di-klik, maka tampilannya kurang lebih seperti di bawah ini yang menandakan proses membuat ke file installasi :

18.jpg

Setelah pemrosesan selesai, dimana ilustrasinya kurang lebih seperti gambar di bawah ini. Dapat kita amati bahwa file installer windows XP SP2 hasil remastering kita sekarang HANYA berukuran 170,91 MB. Coba bayangin yang mana ukuran file installer aslinya adalah 574,20 MB berkurang secara drastis menjadi 170,91 MB. Kecil sekali bukan, yang mana berarti kita telah membuang 403,29 MB komponen dan service yang tidak kita perlukan yang hanya menghabisin space dan memory PC kita.

19.jpg

12. Klik-lah button “Lanjut”. Telah selesailah tahap pemrosesan ke bentuk files installasi. Sekarang kita akan membuat image dari files installer hasil remastering tadi. Yup, kita akan membuat ISO bootable dari installer hasil remastering tadi. Lakukanlah perubahan seperlunya, seperti Label dan lain-lain. Kemudian klik-lah button Buat ISO untuk memulai proses pembuatan ISO file installer windows SP2 hasil remastering yang telah kita lakukan. Perhatikan gambar di bawah ini:

20.jpg

Selesai sudah proses remastering windows yang kita lakukan. Sekarang kita sudah memiliki installer Windows XP SP2 yang hanya berukuran mini, yaitu 170,91 MB. Ditambah lagi dengan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya, seperti proses installasi hanya 8-15 menit saja, serta unattended installation yang menyenangkan. Thanx alot nLite, akhirnya PC-PC tua ini sudah bisa dikelola dengan baik dan muantabz. :) :D

→ 37 CommentsKategori: Operating System

Setting Editplus Sebagai Editor Java

September 30, 2007 · 9 Komentar

Banyak Editor untuk Bahasa Pemrograman Java, seperti Eclipse, NetBeans, Editplus, dan lain sebagainya. Nah sekarang kita akan membahas gimana caranya agar EditPlus bisa digunakan untuk Compile dan Running code Java yang telah kita bikin. Kebetulan saya menggunakan EditPlus Versi 2.20 (205) pada bahasan kali ini. Berikut langkah-langkahnya :

1. Buka Editplus

2. Klik tab “Tools” -> Configure User Tools.

Langkah1&2

3. Kemudian di bagian categories, pilih Tools ->User Tools, kemudian klik button Add Tool >> Program

Langkahtiga

4. Di field “Menu text”, tulis compile. di field “Command” pilih file javac, sesuai di direktori dan folder mana kita menginstall java-nya (JDK), secara default biasanya di C:\Program Files\Java\jdk1.5.0_07\bin\javac.exe. di field “Argument” pilih File Name. Kemudian Checklist Capture output kemudian Apply-kan.

langkahempat

5. Tool untuk Compile udah selesai, sekarang kita bikin tool untuk run .Ulangi langkah 3, yaitu Klik button Add Tool >> Program.

6. Di field “Menu text”, tulis run. di field “Command” pilih file java, sesuai di direktori dan folder mana kita menginstall java-nya (JDK), secara default biasanya C:\Program Files\Java\jdk1.5.0_07\bin\java.exe. di field “Argument” pilih File Name Without Extension. Kemudian checklist Opsi “Capture output” kemudian Apply-kan dan OK-kan.

Langkahenam

7. Toos compile dan run untuk java sudah selesai dibuat. Sekarang, biar lebih pasti apakah tools tersebut berjalan sebagaimana mestinya, mari kita coba testing apakah benar sudah bisa digunakan buat compile dan run code java. Berikut ilustrasi testingnya, dimulai dari Click tab “File” –>New –> Java

Langkah 7

8. Kemudian tuliskan code java, atau tuliskan code seperti di bawah ini :

langkahdelapan

9. Kemudian jangan lupa men-save code tadi ke dalam sebuah file. nama file-nya harus sama dengan nama class pada source code yang telah kita buat. Sebagai contoh karena pada langkah 8 kita membuat nama class-nya adalah panswin, maka file-nya kita simpan dengan nama panswin.java

10. Setelah disimpan, sekarang kita testing meng-compile code java tadi. Caranya adalah click tab “Tools” –> compile

Langkah 10

11 . Jika proses compile berhasil, maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini :

Langkah11

12. Setelah testing tool buat compile berhasil, sekarang kita lakukan testing tool buat running code java-nya, yaitu click tab “Tools” –> run. Jika berhasil, maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini :

Langkah12

Selamat Mencoba, dan semoga membantu,,, :D :D

→ 9 CommentsKategori: Java Programming

Setting Compiler Java di Windows

September 27, 2007 · 11 Komentar

Setelah kita menginstall compiler java(jdk), biasanya java tidak bisa digunakan langsung, sehingga kita harus men-setting terlebih dahulu agar compiler tersebut bisa digunakan. Langkah-langkahnya cukup sederhana.  

Adapun Langkah-Langkahnya adalah :

1. klik kanan pada my computer,terus klik properties

Langkah I


2. klik tab advance, kemudian klik button Environment Variables

LANGKAH II

3. Di bagian system variables, bagian path klik button edit

LANGKAH III

4. Copykan link bin tempat java jdk terinstall (sebelum itu beri pemisah ; pada ending varible value sebelumnya, misalnya ;C:\Program Files\Java\jdk1.5.0_07\bin

5. klik ok

LANGKAH IV & V

6. Cek java apa sudah ok atau belum dengan masuk ke cmd, kemudian ketikkan javac,tekan tombol enter. kemudian ketikkan java, tekan tombol enter. Jika tampilannya kurang lebih seperti ilustrasi di bawah ini, maka setting berhasil.

capture_5.jpg

LANGKAH VIa

LANGKAH VIb

Selamat Mencoba… :D :D :)

→ 11 CommentsKategori: Java Programming